Di penghujung malam yang paling kelam dan dingin,
engkau lah fajar itu..
Di penghujung hari yang panjang dan memeras peluh,
engkaulah jingga senja itu..
Mengantarku pada rehat dan zikir
Mengisi ruang yang kosong di hati
engkau menggenapkannya
Manjadikan paripurna dien ku
Terberkahilah dengan limpahan ilmu dan rizki
Semua kasih yang begitu saja terucap
Seperti air hujan yang menetes,
seringan hembusan nafas
Ada gelombang yang menggemuruh dalam jiwa
Gelombang yang kekuatan dan apinya belum pernah ada
Sebelum engkau ada di hidupku
Agar menjadi kata dan laku bagi aku, kamu, kita
Meniti jalan menuju cinta dan ridha-Nya
Menyemai cinta di tanah abadi tempat pulang nanti
Duri, 7 Juli 2011
00:30
Advertisement