Posts Tagged ‘syukur’

h1

Perbincangan Suatu Malam

March 6, 2009

Seorang berbincang dengan kawannya, suatu malam, melalui Yahoo Messenger

ya itu 22:29
takut gabisa 22:29
aaaaaah 22:29
mengerikan 22:29
kaya kuliah aja, 22:30
gak lulus, tinggal diulang 22:30
ampe lulus 22:30

Me
? 22:30
dapet C, 22:30
tinggal dicuci, jadi A 22:30
hehe 22:30
gak bisa? coba lagi ampe bisa.. 22:31
btw, kamu pernah gagal gak? 22:31

Me
nah 22:32
itu kang 22:32
saya nyaris gak pernah gagal 22:32
saya jadi takut gagal 22:32
coba lah gagal 22:33
sekali ajah.. 22:33
beuh rasanya, mantap 22:33
22:33

Me
AAAAAAAAAAARRRRGGHH 22:33
ini serius nih; 22:34
dalam perpektif manusia, manusia pasti pernah gagal 22:34
makanya chairil anwar bilang 22:35
“hidup hanya menunda kekalahan” 22:35
tapi gak begitu dalam perspektif Imani, 22:35
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al Baqarah: 216) 22:36
Hadits: “Sungguh ajaib perkara seorang mukmin, karena apa yang terjadi adalah kebaikan baginya, jika ditimpa hal yang tidak menyenagkan ia akan bersabar, dan jika mendapat kesenangan ia akan bersyukur, dan keduanya adalah kebaikan baginya” 22:38
Jadi dalam perspektif Iman, seorang mukmin tidak pernah gagal! 22:38

Me
subhanallah 22:39
aku mau tanya? 22:40
Rasulullah saw pernah gagal? 22:40

Me
iya lah 22:40
tp kan katanya seorang mukmin tidak pernah gagal 22:41
bahkan Rasulullah saw pun gagal, 22:41

Me
ya ampun kang 22:41
makasih banyak 22:41
bagaimana dakwahnya ditolak mentah2 di makah, 22:41
3 tahun diboikot, 22:41
dilempari kotoran binatang, 22:41
berdarah2 dilempar batu di Thaif, 22:42
giginya copot di perang Uhud.. 22:42
namun apakah itu semua kegagalan yang sejati? 22:42
jika dibandingkan dengan prestasinya, seperlima manusia memuja namanya hari ini, 22:43
dan ia menjadi manusia yang paling dimuliakan.. 22:43
pada akhirnya gagal atau berhasil ialah cara pandang 22:44
dari nilai-nilai yang ia jadikan pijakan 22:44
kegagalan atau keberhasilan ialah cerita tentang keimanan… 22:45
wallahu’alam bi shawab
h1

In My Life

December 25, 2008

There are places I’ll remember
All my life though some have changed
Some forever not for better
Some have gone and some remain
All these places had their moments
With lovers and friends I still can recall
Some are dead and some are living
In my life I’ve loved them all

But of all these friends and lovers
There is no one compares with you
And these memories lose their meaning
When I think of love as something new
Though I know I’ll never ever lose affection
For people and things that went before
I know I’ll often stop and think about them
In my life I love you more

Though I know I’ll never lose affection
For people and things that went before
I know I’ll often stop and think about them
In my life I love you more
In my life I love you more

Pernah mendengar lagu yang satu ini? Dengarlah, lagu The Beatles ini sederhana, singkat, tapi indah. Ada suasana yang “bagaimana gituh” ketika saya mendengar lagu ini.

Salah satu kekuatan lagu ini ialah liriknya. Ia bercerita tentang perjalanan. Perjalanan hidup. Di mana bentangan waktu ialah ingatan. Semenjak kita bisa mengingat, hingga saat ini saya menuliskannya atau kamu yang sedang membaca tulisan ini.

Ingatan-ingatan itu ialah kumpulan informasi dari apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan. Maka di sana selalu ada tiga hal yang membentuknya; tempat, orang, dan kejadian. Dimana kita pernah berada, bersama siapa, dan apa yang kita lakukan saat itu. Atau seperti kata Kangen band, ” kamu di mana, dengan siapa, semalam berbuat apa” haha.

Rangkaian kejadian, ruang, dan orang dalam bingkai waktu itulah, dalam perspektif manusia, yang membentuk kita hari ini. Seperti apa kita sekarang ialah seperti apa kita kemarin. dan seperti apa kita esok ialah seperti apa kita sekarang.

Kepada tempat-tempat yang pernah kusinggahi; Bandung, tempat kudilahirkan serta dibentuk hingga saat ini. Kamojang, tempatku merasakan air, udara, dan tanahnya yang bersih, indah, dan dingin di awal-awal kehidupanku. Rumahku di Ciputat tangerang, di sana aku merasakan warna masa kanak-kanakku. Soroako, Sulawesi Selatan, tempat pertama yang aku injak di luar Pulau Jawa saat melakukan Kerja Praktek di PT. INCO tahun lalu. Serta daerah-daerah lain yang pernah kudatangi.

There are places I’ll remember
All my life though some have changed
Some forever not for better
Some have gone and some remain
All these places had their moments

Kepada teman-temanku; teman semasa balita di Kamojang, teman TK, teman di SDN Ciputat 2, di SLTPN 2 Pamulang, teman bermain sepak bola di Sarua indah, tetanggaku di Jl. Suka Makmur, teman les bahasa Inggris di IEC Ciputat, teman-temanku yang hebat di SMAN 3 Bandung, di Teknik Elektro ITB, WANADRI. Ataukah ia yang lebih dahulu pergi mendahuluiku, seprti Boyke Artha, sahabat baikku. Engkau semua  yang telah memberi rasa dalam hidupku.

Kepada guru-guruku, guru ngajiku di TPA, mentor-mentorku di DKM AL Furqan, musyrif ku di HT, murabbiku, ustadz-ustadzku. Engkau semua yang membimbing, menyemai kebaikan, dan menjagaku dari hama-hama keburukan.

Kepada kawan-kawan seperjuanganku. Anak-anak seven yang menjadi avonturir lintas harakah. Teman-teman satu lingkar. Binaan-binaanku. Aktivis Dakwah Kampus ITB. Tim Dakwah Sekolah. sahabat di Asrama Salman.Bersama kita merajut amal serta tolong menolong dalam kebaikan dan kesabaran.

Kepada inspirasiku; para pejuang mukmin sejati sejak zaman sahabat, tabi’in, hingga hari ini. Dari Muhammad al Fatih hingga Hasan al Banna. Salahuddin al Ayyubi hingga Abdul Aziz Rantisi. Muhammad Ibnu Abdul Wahab hingga Muhammad Natsir. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah hingga Dr. Yusuf Al Qaradhawi. Sayyid Quthb hingga Anis Matta. Serta para masyaikh gerakan dakwah yang masih hidup bersamaku di hari ini. Engkau semua ialah mercusuarku.

Kepada seluruh keluarga. Aku hanya bisa mendoakan “allahummagfirli waliwalidayya warham huma kamaa rabbayani shagira” dan semoga Allah swt memberiku umur dan kekuatan membalas segala kebaikan engkau semua.

Though I know I’ll never lose affection
For people and things that went before
I know I’ll often stop and think about them
In my life I love you more
In my life I love you more

Kepada Yang Maha Rahman dan Rahim, aku ingin berteima kasih kepadaMu karena telah menghadirkan mereka semua ke dalam hidupku. Dan semoga syukurku bisa berbuah amal yang akan mempertemukan kita bersama-sama di Surga.

Atas semua peristiwa-peristiwa yang telah lalu. Atas semua amal kebaikanku yang telah lalu, semoga Allah swt berkenan menerima mu. Atas semua dosa dan kesalahanku , semoga Allah swt berkenan mengampuninya semua. Atas rencana-rencana dan harapanku, semoga Allah swt mencatatnya sebagai pahala dari niat baik, serta menunjukan jalan-jalannya. Menghimpun cahaya dan kesabaran di dalam dada ini. Serta menjadi akhir yang indah. Hidup mulia dan mati dalam kesyahidan.

Hari ini hari milikku

Juga Esok masih terbentang

Dan mentari kan tetap menyala

Di sini di dalam hatiku, di sini di urat darahku

I’m Alive.. I’m Alive..

tepat dua puluh dua tahun satu hari