Angin

To run where the brave dare not to go

Khilafah!!!

Bismillah

Kemarin (11 Agustus) ada konfrensi Khilafah Internasional di Jakarta yang diadakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia, ada yang ikut?

Sebagaimana yang aku pahami dari sirah nabawiyah, seperti yang dirumuskan ulang oleh ustad al banna, begini semestinya khilafah!
1. Membina pribadi muslim yang kaffah.
2. Membentuk keluarga muslim, sebagai elemen terpenting masyarakat.
3. Menciptakan masyarakat yang shalih.
4. Membebaskan negara-negara kaum muslimin dari penjajahan secara utuh.
5. Menegakan negara Islam (penerapan syariat Islam secara syumul).
6. Menyatukan negara-negara Islam.
7. Menjadi soko guru peradaban (ustadziyatul ‘alam).

Aku yakin hari ini ada yang bergerak, merangkak, kemudian berlari dalam satu gerakan di setiap negeri-negeri kaum muslimin. Perlahan tapi pasti semuanya mulai menampakan hasil. Salah satunya, bagaimana Turki yang negara sekuler saat ini dipimpin oleh partai Islam (AKP; partai keadilan dan pembangunan) yang dipimpin oleh Abdullah Gul dan Erdogan, di Palestina kaum Nasionalis dalam Fatah pun kebakaran jenggot sehingga harus bermain mata dengan Israel dan AS karena kemenangan HAMAS. Indonesia? Sederhana saja, lihatlah fenomena jilbab dan masjid-masjid di kampus, sekolah, dan perkantoran yang mulai marak dengan pembinaan (bandingkan dua puluh atau sepuluh tahun yang lalu).

Untuk Indonesia, yang diperlukan hari ini adalah gerakan politik substantif! Yang berfokus pada penegakan tonggak-tonggak masyarakat/ negara/ peradaban Islami dalam semua lini kehidupan. Negarawan agung seperti Umar, konglomerat seperti Utsman, panglima tak terkalahkan seperti Khalid, intelektual seperti Ali, ilmuwan seperti Abu Hurairah, istri-istri shalihah seperti Aisyah, radiyallahu ‘anhum.
Tidak perlu lagi banyak koar-koar atau wacana-wacini di sana-sini. Konsepsi, idealisme, ideologi Islam sudah amat sangat terlalu sempurna dan jelas sekali! Aku tidak habis pikir dengan kawan-kawan yang mengaku pemikir Islam yang mengidap penyakit inferioritas kompleks, merasa perlu ada reaktualisasi ajaran Islam, reinterpretasi Qur’an dan sunnah, agar Islam menjadi rahmatan lil ‘alamin yang sesuai dengan kebebasan, demokrasi, HAM, dan kesetaraan jender, bla bla bla. Mereka tak lebih dari buih sebagiamana sebagian besar pemeluk Islam hari ini.

Yang dibutuhkan adalah kerja. Bagaimana melahirkan orang-orang saleh, yang kuat (memegang peran penting di setiap lini kehidupan), dalam jumlah yang mencukupi (banyak), dalam satu kesatuan gerakan!!! Satu hari nanti, insya Allah, Indonesia menjadi bangsa yang kuat, adil, dan sejahtera. Menjadi big brother bagi negeri-negeri kaum Muslimin yang lain. Di tangan mereka.

Kemenangan dan tegaknya izzatul Islam wal Muslimin adalah pasti! ini hanya masalah kapan dan siapa. Maka, siapakah kita bila saatnya tiba?

 

5 comments on “Khilafah!!!

  1. epsdin
    November 22, 2007

    asw. waw subhanallah … allahu akbar!smangat!!!

  2. ery
    November 27, 2007

    yeee… semangat semangat… bos diantos kunjungan baliknya…tararengkyu

  3. semo
    December 28, 2007

    assalamualaikum,

    ya… ya… tetep semangat… kita memang beda… tapi kita saudara…
    tegaknya khilafah bagiku adalah layaknya seperti datangnya fajar di subuh hari (sangat dekat sekali)…
    tegaknya khilafah bagiku adalah sebuah keyakinan… bukan sebuah harapan di masa depan…
    semoga Allah swt senantiasa meridhai kita semua.
    wassalam

  4. ivik
    March 19, 2008

    sip,sepakat kalo yang sekarang dibutuhin tu kerja.itu juga yang pernah diceritain seorang ikhwah.Penah suatu sore saya diskusi panjang lebar dengan beliau.7 poin yang kamu ceritain kurang lebih juga diceritain beliau.Diskusi yang menarik buat saya..lucunya,setelah diskusi, tampak banyak sekali kesamaan pemikiran.bedanya? sayangnya sampe sekarang diskusi pending…padahal banyak yang ingin didiskusikan.(walo tampaknya ga mungkin juga sering diskusi dengan beliau)
    komen saya tentang khilafah? seperti juga yang menjadi cita2 ikhwah tadi,khilafah adalah satu hal yang menjadi cita2 walo bukan tujuan,karena tujuan yang ada dalam benak saya adalah penerapan hukum2 Allah yang emang ga mungkin tanpa Khilafah.so,khilafah tegak bukan akhir dari perjuangan.

    mari bekerja! bekerja menjadi pribadi muslim yang shalih.bekerja mmbentuk keluarga Islami.bekerja memahami Islam dan memahamkan masyarakat dengan Islam. karena pemahaman yang akan mendrive aktivitas manusia…mari bekerja membebaskan negeri2 Islam dari penjajahan,bekerja menegakkan Daulah Islam..bekerja menyatukan negeri2 Islam…bekerja untuk memimpin kembali peradaban.Islam will be the end of history.

    terakhir, saya pengen tulis sesuatu yang juga saya tulis untuk ikhwah tadi,kurang lebih gini:
    “suatu saat,umat akan menuntut ,situasi saat baiat aqabah kedua pada masa Rasulullah akan kembali terjadi…”

    mari berpikir,mari berkarya.Agar Allah tak memalingkan wajahNya kelak dari kita,dan agar ita dikumpulkan bersama kekasihNya,Rasulullah saw..

    “bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu,dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa…”

  5. mrfajarsyah
    July 11, 2008

    siapkah kita kalau saatnya tiba ?

    kalimat yang menarik, pertanyaannya sudah adakah cinta disana ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 13, 2007 by in Pergerakan dan Peradaban.
%d bloggers like this: