Angin

To run where the brave dare not to go

Risalah Cinta

Betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui

bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri.

Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka,

jika memang tebusan itu yang diperlukan.

Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita mereka

jika memang itu harga yang harus dibayar.

Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini

selain rasa cinta yang telah mengharu-biru hati kami,

mengusai perasaan kami,

memeras habis air mata kami,

dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.

Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini,

sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.

Sungguh, kami berbuat di jalan Allah untuk kemaslahatan seluruh manusia,

Lebih banyak dari apa yang kami lakukan untuk kepentingan diri kami.

Kami adalah milikmu wahai Indonesia-ku tercinta.

Sesaat pun kami tak akan pernah menjadi musuh bagimu.

(Diadaptasi dari Risalah Cinta, Imam Syahid Hasan al Banna)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 30, 2009 by in Uncategorized and tagged .
%d bloggers like this: